Kuliah Pertama Kewirausahaan
Semarang 26 Februari 2013
pukul 07.30 diruang 307 gedung PPNI telah dimulainya mata kuliah kewirausahaan.
Jujur perasaan yang saya rasakan pada waktu kuliah tersebut agak aneh dan
terkesan asing, mengapa bisa demikian? Apa karena teman-teman yang datang atau
dengan dosen pembimbingnya? Mungkin kuliah kali ini tidak seperti biasa yang
hanya diikuti oleh 13 orang saja, tetapi kuliah kali ini diikuti oleh mahasiswa
prodi pendidikan matematika. Disinilah keasingan yang saya rasakan, karena
sebagian besar saya belum mengenal mereka. Yang saya amati didalam ruang kelas
masih terdapat kubu statistik dan kubu matematika. Menurut saya jika didalam
proses pembelajaran keadaan atau kondisi kelas yang belum srek dihati, rasanya
sangat tidak enak sekali. Hal ini malah bisa mengganggu dalam proses
pembelajaran. Seharusnya yang terjadi di dalam kelas itu tidak ada perbedaan
antara kubu matematik dengan kubu statistik. Jadi jika kondisi atau keadaan
mendukung, saya yakin proses pembelajaran dengan mata kuliah kewirausahaan akan
berjalan lancar.
Jika saya mengesampingkan
masalah diatas, saya merasa senang sekali bisa diajar lagi oleh Ibu Siti Hajar
Rahmawati. Selain bu Rahma sebagai dosen wali, beliau juga bisa jadi teman bagi
mahasiswa. Bu Rahma cepat sekali bisa membaur dengan mahasiswanya. Beliau jika
mengajar bisa santai tetapi tetap materi bisa tersampaikan kepada mahasiswa.
Kali ini beliau mengajar kewirausahaan yang ilmunya InsyaAllah bisa di
aplikasikan sebelum atau sesudah kita lulus kuliah.
Berbicara dengan
kewirausahaan saya sangat tertarik untuk menekuni bidang ini. Karena sebelum
ada mata kuliah ini saya sempat berfikir ingin membuka lapangan pekerjaan. Saya
kuliah di statistik, belum tentu jika nanti saya keluar dari Unimus saya bekerja
sesuai dengan bidang saya, tidak hanya kerja di BPS dan jadi PNS, tetapi saya
mempunyai mimpi ingin menjadi pengusaha.
Yang tersirat didalam
benak saya, saya ingin menjual jasa saya untuk membantu mereka yang sedang
mengerjakan tugas akhir kuliah seperti skripsi, thesis, dan desertasi, atau
bisa disebut sebagai dokter data. Hal ini tidak melenceng jauh dengan bidang
pendidikan yang sedang saya tempuh. Selanjutnya saya ingin mempunyai butik
muslim, distro,mini market serta ingin bergelut didalam bidang peternakan.
Seperti sabda Rasululloh Muhammad SAW;
“Sembilan dari 10 pintu rizki ummatku ada diperdagangan”.